Cara Mengecat Tembok Rumah Sendiri Tanpa Tukang

Cara Mengecat Tembok Rumah Sendiri Tanpa Tukang

Ingin memiliki suasana baru di rumah? Suasana yang lebih segar dan ceria? Mudah sekali, Anda tinggal mengganti ngecat tembok dengan warna baru. Tak perlu keluar biaya untuk menyewa jasa tukang, Anda pun bisa kerjakan sendiri. Mulailah dengan menyiapkan peralatan dan memilih cat tembok yang berkualitas.

Setelah segala kebutuhan sudah dipersiapkan, selanjutnya perhatikan cara mengecat tembok rumah yang tepat dan benar dari Avitex berikut ini. Ini penting sekali supaya kamu mendapatkan hasil yang memuaskan dan cat tembok awet, tidak terkelupas.

1. Persiapkan Permukaan

Permukaan dinding atau tembok yang akan dicat harus kering dan bersih, bebas dari debu, kotoran dan minyak. Lubang kecil atau retakan halus sebaiknya diperbaiki dahulu sebelum dicat. Biasanya kita perlu melakukan perataan untuk menutup retakan atau lubang dengan plamir. Caranya campurkan semen hitam dengan lem kayu, lalu ratakan pada dinding atau tembok yang retak atau berlubang. Gunakan cape untuk menutup retakan, usahakan serata mungkin dalam menutup retakan agar tembok tidak terlibat bergelombang.

Persiapan lain yang tidak kalah penting adalah, lindungi bagian yang tak ingin dicat dengan lakban, kertas atau pita perekat. Pembatas antara dinding dan lantai, jendela dan bingkai, jendela biasanya harus ditutupi agar tidak terkena noda cat. Untuk lantai Anda bisa menggunakan MMT bekas untuk menutup permukaan lantai, tujuannya suaya cat yang tumpah tidak menyebar kemana-mana. Setelah selesai, segera cabut pita perekat sebelum cat dinding mengering agar cat tidak ikut tercabut (baca: terkelupas).

Untuk persiapan permukaan ada dua hal yang perlu diperhatikan dari langkah pertama ini.

  1. Permukaan dinding baru:

Untuk hasil sempurna, biarkan tembok baru benar-benar kering, pada umumnya minimal 21 hari setelah diaci dinding akan kering. Untuk mendapatkan hasil cat yang memuaskan gunakan cat dasar sebelum kita melapisi cat dinding yang telah kita pilih.

b. Permukaan dinding lama:

Apabila daya lekat dan kondisi cat lama masih baik, permukaan dinding bisa langsung dicat. Untuk hasil yang terbaik, kerok cat yang terkelupas sampai bersih dan amplas permukaan hingga rata. Sebelum mulai dengan cat tembok, gunakan cat dasar yang mengandung akrylic emulsion bahan cat yang memiliki daya tahan terhadap garam alkali dan effloresence.

2. Cara Penggunaan

Aduk terlebih dahulu cat sebelum digunakan. Pada bagian pengenceran 20% untuk lapisan pertama dan 10% untuk lapisan berikutnya. Gunakan air bersih untuk pengenceran. Pakailah alat pelindung mata pada saat pengamplasan dan pengecatan. Pastikan ada ventilasi yang cukup selama pengecatan dan pengeringan. Apabila tidak cukup ventilasi, pakailah alat pelindung respirator yang sesuai. Bila terkena kulit, bersihkan segera dengan air mengalir dan sabun.

3. Gunakan Kuas Kecil Pada Bagian yang Sempit

Alat pengecat berupa roller tidak bisa diaplikasikan di semua bagian dinding, hanya pada area yang luas saja. Sementara untuk area yang sulit seperti sudut ruangan, gunakan kuas kecil selebar dua inci. Selanjutnya untuk trik mengecat dengan rata adalah dengan membuat gerakan zig-zag dari atas ke bawah berulang kali sampai dinding tertutup rata. Jika Anda menggunakan Avitex cat tembok lakukan pengaplikasiannya 2-3 lapis.

Mengapa cat tembok Avitex? Karena Avitex adalah cat tembok interior dengan kualitas mutu terjamin. Avitex cat tembok tanpa merkuri dan tanpa timbal sehingga aman untuk anggota keluarga yang beraktivitas di dalam rumah. Avitex cat tembok memiliki resin terbaik sehingga tidak mudah mengelupas. Menggunakan pigmen warna pilihan sehingga menghasilkan warna cerah. Yang terpenting anti jamur, anti lumut dan tidak mudah pudar. Hasil Avitex cat tembok untuk waktu kering bisa disentuh  adalah 30 menit, ini tergantung pada sirkulasi, suhu dan kelembapan udara. Untuk kering sempurna membutuhkan waktu 8-12 jam.

4. Pembersihan Peralatan

Segera cuci peralatan dengan air bersih, supaya lebih awet dan bisa digunakan untuk kesempatan berikutnya.

5. Cara Simpan dan Penanganannya

Kemasan cat harus selalu tertutup rapat dan jauhkan dari jangkauan anak-anak. Bila cat tumpah, taburkan pasir atau tanah pada daerah yang tertumpah. Jangan membuang sisa cat ke dalam selokan atau anak sungai. Buanglah ke tempat – tempat yang diijinkan menurut peraturan yang ada. Kemasan hanya dipergunakan untuk menyimpan cat.

Selamat mencoba.

Untuk konsultasi tentang cat dapat menghubungi www.rajacat.id melalui email, WA ataupun aplikasi android, kami akan dengan senang hati melayani Anda dengan segenap hati.


email   rajacat.id@gmail.com
atau     0878 0575 1600

Sumber artikel : Liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Contact Us